Jumat, 18 November 2011

Manusia dan Motivasi Hidupnya



Oleh    : Carina Yuniar S.
NRP    : 3103011204  (FIL.E)
Berbicara mengenai manusia, kita akan menemukan banyak hal yang menjadi tema pembahasannya. Entah dilihat dari sisi biologis, sosiologis, antropologis, dan masih banyak lagi. Dalam tulisan ini saya akan memfokuskan pembahasan manusia dan motivasi hidupnya.
Sebelum membahas manusia dan motivasi hidupnya, saya akan membahas mengenai manusia otentik. Adakah kaitannya dengan motivasi hidup manusia? Dan mengapa demikian?  Mari akan saya ulas disini.
Orang yang otentik adalah orang yang bahagia. Mereka adalah orang bebas. Otentisitas adalah hal terindah yang bisa ditawarkan oleh kehidupan kepada kita. Oleh karena itu manusia perlu menjadikan ontetitas sebagai tujuan hidupnya.[1] Dan untuk mencapai tujuan hidupnya, manusia harus memiliki motivasi. Mengapa demikian? Karna motivasi adalah salah satu aspek mendasar yang mendorong tiap orang untuk hidup dan beraktivitas. Motivasi mendasari tindakan orang apapun tindakaanya dan siapapun orang itu.[2]
Pengertian motivasi
Bicara mengenai pengertian motivasi, ada banyak argumen dari berbagai sumber filosof. Menurut Laming, motivasi adalah “perubahan dari beberapa pola perilaku dari suatu porograru tindakan yang ditentukan secara spesifik internal oleh individu.” Jika dibahas secara lugas, motivasi adalah program internal yang ada didalam diri seseorang, yang mendorong orang itu untuk melakukan tindakan tertentu.[3] Motivasi adalah proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan seorang individu untuk mencapai tujuannya.[4] 
Motivasi adalah proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan seorang individu untuk mencapai tujuannya. Tiga elemen utama dalam definisi ini adalah intensitas, arah, dan ketekunan.
Berdasarkan teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow, teori X dan Y Douglas McGregor maupun teori motivasi kontemporer, arti motivasi adalah alasan yang mendasari sebuah perbuatan yang dilakukan oleh seorang individu. Seseorang dikatakan memiliki motivasi tinggi dapat diartikan orang tersebut memiliki alasan yang sangat kuat untuk mencapai apa yang diinginkannya dengan mengerjakan pekerjaannya yang sekarang. Berbeda dengan motivasi dalam pengertian yang berkembang di masyarakat yang seringkali disamakan dengan semangat, seperti contoh dalam percakapan "saya ingin anak saya memiliki motivasi yang tinggi". Statemen ini bisa diartikan orang tua tersebut menginginkan anaknya memiliki semangat belajar yang tinggi. Maka, perlu dipahami bahwa ada perbedaan penggunaan istilah motivasi di masyarakat. Ada yang mengartikan motivasi sebagai sebuah alasan, dan ada juga yang mengartikan motivasi sama dengan semangat.
Dalam hubungan antara motivasi dan intensitas, intensitas terkait dengan seberapa giat seseorang berusaha, tetapi intensitas tinggi tidak menghasilkan prestasi kerja yang memuaskan kecuali upaya tersebut dikaitkan dengan arah yang menguntungkan organisasi. Sebaliknya elemen yang terakhir, ketekunan, merupakan ukuran mengenai berapa lama seseorang dapat mempertahankan usahanya.[5]
            Dari pengertian menurut beberapa filosofi, saya beranggapan jika motivasi adalah sebuah dorongan dari luar maupun dalam diri untuk mecapai tujuan dan dasar yang harus dimiliki seseorang untuk mencapai suatu tujuan untuk menjadi manusia yang otentik dalam hidupnya. Motivasi harus dimiliki setiap manusia agar dalam hidupnya manusia dapat menjalani hidup yang terarah atau mempunyai tujuan.
Pentingnya motivasi dalam kehidupan
            ketika seseorang dilanda keterpurukan yang teramat sangat, kehilangan gairah dan tidak memiliki gairah kedepan, manusia cenderung tidak bersemangat dan bahkan tidak mau lagi untuk bangkit. Motivasilah kalimat yang sering di cari-cari ketika seseorang mengalami hal tersebut. Agar kita bisa tetap hidup dan bertumbuh, kita membutuhkan suatu motivasi yang kuat dan mendalam agar apa yang kita perbuat dapat kita laksanakan dengan penuh gairah disertai aura positif dan terhindar dari perbuatan-perbuatan yang akan merugikan diri kita kelak.
            Kehilangan motivasi dapat membuat seseorang kehilangan akal dan tujuan yang ingin dicapai. Hilangnya motivasi adalah pagar bagi kesuksesan atau kebahagiaan yang ingin atau akan dicapai manusia tersebut. Hal ini dikarenakan rasa tidak percaya diri yang amat besar timbul dalam diri dan membuat mnusia tersebut menghentikan langkahnya untuk melangkah lebih jauh dalam mencapai tujuan hidupnya.
            “Memiliki motivasi hidup sama halnya dengan memiliki mesin penggerak dalam diri kita.”[6]
            sebuah alat yang didalamnya memerlukan mesin untuk bergerak, jika mesin tersebut macet atau rusak dan berhenti, alat tersebut tidak akan bisa melanjutkan fungsinya. Begitu juga dengan manusia. Apabila motivasi yang ada didalam diri tidak dimiliki atau hilang, tujuan yang ingin dicapai manusia tersebut tidak akan bisa terwujud. Dengan motivasi, kita lebih mudah tergerak untuk melakukan apa saja yang kita anggap baik dan mampu membentuk paradigm dalam pola gerak kita. Dan tanpa kita sadari maka terbentuklah suatu tindakan yang tertata secara sistematis dan semuanya akan membantu kita dalam usaha-usaha menggapai target yang kita inginkan.
            Sebagai contoh, bayangkan apa jadinya jika Thomas A. Edison berhenti melakukan percobaan setelah lebih dari 100 kali percobaanya belum berhasil. Apa yang akan terjadi? Tentu saja kita semua tidak bisa menikmati hasil karyanya. Tidak akan kita temui lampu berrpijar terang disekitar sudut kota.
            Edison melakukan percobaan tidak hanya sekali dua kali melainkan lebih dari itu. Dalam 100 kali percobaanya ia masih belum berhasil. Namun, kita yang hanya sekali gagal seringkali enggan untuk bangkit. Padahal kita masih mampu untuk bangkit kembali dan mungkin pndidikan yang diperoleh jenjangnya jauh diatas Edison. Bandingkan dengan pendidikan Edison yang jauh dibawahnya. Thomas diberhentikan sekolah oleh ibunya karena ia sering mendapat nilai-nilai yang buruk. Ia diajari sendiri oleh ibunya. Dan dengan leluasa Edison kecil ini membaca buku-buku ilmiah dewasa dan mulai membuat percobaan ilmiah kecil dirumahnya. Pada Usia 12 tahun ia mulai bekerja sebagai penjual koran, buah-buahan dan gula-gula di kereta api. Kemudian ia menjadi operator telegraf, Ia pindah dari satu kota ke kota lain. Di New York ia diminta untuk menjadi kepala mesin telegraf yang penting. Mesin-mesin itu mengirimkan berita bisnis ke seluruh perusahaan terkemuka di New York.
            Dengan bermodalkan kemauan yang keras dan motivasi untuk mengubah hidupnya, Edison mampu menjadi seseorang yang sangat penting bagi banyak orang. Hal ini adalah contoh dari timbal balik atas motivasi dan usaha yang dilakukan Edison. Jika Edison yang nasibnya awal seorang anak kecil putus sekolah bisa menjadi orang penting di kehidupan dimasanya, apalagi kita yang mungkin dan pasti lebih baik nasib di masa kecil mendapat pendidikan yang layak.
            Pada tahun 1883, seorang insinyur kreatif bernama John Roebling terinspirasi oleh ide untuk membangun jembatan yang spektakuler yang menghubungkan New York dengan Long Island. Namun para ahli pembangunan jembatan di seluruh dunia berpikir bahwa ini adalah prestasi yang mustahil dan mengatakan Roebling untuk melupakan ide itu. Itu tidak bisa dilakukan. Itu tidak praktis. Ini belum pernah dilakukan sebelumnya.
Roebling tidak bisa mengabaikan visi yang ada dalam pikirannya jembatan ini. Dia memikirkannya sepanjang waktu dan ia tahu jauh di dalam hatinya bahwa hal itu bisa dilakukan. Dia hanya harus berbagi mimpi dengan orang lain. Setelah banyak diskusi dan persuasi ia berhasil meyakinkan putranya Washington, sebuah dan insinyur datang, bahwa jembatan sebenarnya dapat dibangun. Hanya berlangsung beberapa bulan kecelakaan tragis di situs mengambil kehidupan John Roebling. Washington juga terluka dan kiri dengan jumlah tertentu kerusakan otak, yang mengakibatkan dia tidak mampu berbicara atau berjalan.
Selama 13 tahun Washington mengetukkan perintahnya dengan jarinya di lengan istrinya, sampai jembatan itu akhirnya selesai. Hari ini Brooklyn yang spektakuler Jembatan berdiri dalam segala kemuliaan sebagai penghargaan untuk kemenangan semangat gigih seorang pria dan tekadnya untuk tidak dikalahkan oleh keadaan. Ini juga penghargaan untuk para insinyur dan kerja tim mereka, dan untuk iman mereka pada seorang pria yang dianggap gila oleh separuh dunia. Ia berdiri terlalu sebagai monumen nyata untuk cinta dan kesetiaan istrinya yang selama 13 tahun yang panjang sabar decode pesan suaminya dan memberitahu apa yang harus dilakukan insinyur.
“Mungkin ini adalah salah satu contoh terbaik dari sikap tidak pernah-berkata-mati yang mengatasi suatu cacat fisik yang mengerikan dan mencapai tujuan yang mustahil.
Seringkali ketika kita menghadapi hambatan dalam sehari-hari kehidupan kita, rintangan kita tampaknya sangat kecil dibandingkan dengan apa yang banyak orang lain harus menghadapi. Jembatan Brooklyn menunjukkan kepada kita bahwa mimpi yang tampaknya mustahil dapat direalisasikan dengan tekad dan ketekunan, tidak peduli apa kemungkinannya.[7]
Satu lagi, Abraham Lincoln tidak pernah berhenti. Dilahirkan dalam kemiskinan, Lincoln dihadapkan dengan kekalahan sepanjang hidupnya. Ia kalah dalam delapan pemilu, dua kali gagal dalam bisnis dan mengidap gangguan urat saraf. Dia bisa saja berhenti berkali-kali - tapi dia tidak dan karena dia tidak berhenti, ia menjadi salah satu presiden terbesar dalam sejarah Amerika Serikat.[8]
Penyebab hilangnya motivasi
Salah satu penyebab hilangnya motivasi adalah kegagalan di masa lalu. Masa lalu yang membuat kita merasa sangat malu atau bahkan menjadikan masa lalu tersebut sebagai aib yang tidak pantas untuk diulang kembali.
“kegagalan adalah awal dari kesuksesan”
Sangat disayangkan jika semua beranggapan kegagalan sebagai hal yang seperti tersebut. Tidak akan ada perubahan pada hidup manusia jika kegagalan selalu menjadi bayang-bayang yang kelam. Padahal untuk hidup bahagia, manusia memerlukan adanya perubahan. Jangan pernah menjadikan kegagalan yang terjadi dalam hidupmu sebagai hal yang memalukan dan aib bagi dirimu. Jadikan tiap kegagalan adalah motivasi dan pelajaran yang berharga untuk lebih mendongkrak lagi usaha kita dalam mencapai tujuan yang diniginkan.
“ setelah satu pintu tertutup, pintu lainnya terbuka; tetapi kerap kali kita terlalu lama memandangi dan menyesali pintu yang telah tertutup sehingga kita tidak melihat pintu yang telah dibuka untuk kita.”[9]
Jangan pernah menganggap setelah kita mengalami kegagalan adalah masa terakir untuk tidak bisa meraih sukses yang kita inginkan. Jadikan setiap kegagalan sebagai pelajaran yang menjadi panutan dalam peristiwa kehidupan yang akan terjadi. Jika masa lalu menjadi kenangan buruk, cenderung seseorang tidak bisa menjalani masa sekarang dan esok dengan baik.
Masa kemarin adalah cermin untuk masa sekarang. Masa sekarang adalah masa yang harusnya kita bangkit dari setiap masa yang belum bisa mencapai suatu hal. Sedangkan masa esok adalah masa yang akan datang yang harus kita fikirkan mulai dari sekarang. Dan terus menoleh ke masa lalu dan menunggu atau berangan jika masa itu akan kembali adalah suatu hal yang mustahil untuk kembali dan sangat membuang waktu hidupmu.
Berusaha untuk selalu berpikir positif dan optimis dalam semua kesulitan, Jangan terobsesi pada pengalaman masa lalu atau masa depan, tapi tataplah masa kini. Masa lalu sudah lewat, tak akan kembali lagi, masa depan itu belum terjadi jadi kita tak tahu apa yang terjadi dan akhirnya hanya berangan berharap sesuatu, tapi di masa kinilah, kita harus menentukan dan membuat keputusan terhadap diri kita.
Motivasi untuk tetap melangkah
“Apabila kamu melihat suatu keindahan, bersyukurlah karena kamu masih bisa menikmati keindahan yang belum tentu akan kamu bisa lihat lagi.”
Tetaplah bersyukur walaupun kita jatuh. Kita jatuh bukan karna kita tidak bisa melangkah. Kita jatuh karna itu adalah awal dari langkahan kaki mu untuk semakin cepat dan berlari menggapai tujuan. Apa yang kamu lihat sekarang dan kamu miliki sekarang, belum tentu orang lain merasakannya. Belum tentu juga mereka yang menginginkan mendapatkannya. Jangan pernah mengeluh dalam hidup. Apa yang kamu miliki sekarang belum tentu esok juga kamu miliki.
Jadikan masa yang kamu jalani saat ini adalah masa yang paling penting dan dengan orang terpenting dan untuk masa esok yang akan penting. Jangan pernah beranggapan jika esok aku masih bisa melanjutkan. Tapi bukan berarti kita harus menjadi obsesi sebagai pengejar target hari ini. Dengan begitu, tidak ada waktu hari ini yang akan kita sia-siakan.
“do not you wait for tomorrow what you can do today.”[10]
Pilih dan tentukan apakah yang akan kamu lakukan. Apakah yang akan kamu lakukan akan bermanfaat atau malah tidak? Segera lakukan apa yang kamu butuhkan dengan dasar pemikiran untuk masa depan. Jangan pernah beranggap jika yang kamu inginkan adalah yang kamu butuhkan. Itu salah! Apa yang kita inginkan hanya untuk sekejap karna yang kita inginkan hanyalah mengikuti nafsu atau lingkungan yang berbagai macam perubahan keadaan. Sedangkan apa yang kita butuhkan adalah apa yang memang untuk masa depan ataupun masa sekarang dan itu mempunyai arti dan fungsi yang sangat baik walaupun mungkin saat ini kita masih belum merasakan apa fungsinya.
Tinggalkanlah kesenangan yang menghalangi pencapaian kecemerlangan hidup yang di idamkan. Dan berhati-hatilah, karena beberapa kesenangan adalah cara gembira menuju kegagalan. Jangan menolak perubahan hanya karena anda takut kehilangan yang telah dimiliki, karena dengannya anda merendahkan nilai yang bisa anda capai melalui perubahan itu. Seseorang yang menolak memperbarui cara-cara kerjanya yang tidak lagi menghasilkan, berlaku seperti orang yang terus memeras jerami untuk mendapatkan santan.[11]
“do it now or never forever”[12]
Segera lakukan apa yang kamu anggap baik dan tentunya dengan berfikir secara logis. Segera ambil keputusaan untuk kesempatan yang datang di hidupmu. Jangan menunda keputusan dan jangan menyia-nyikan kesempatan yang ada didepan mata. Penundaan atas pengambilan keputusan yang kita lakukan bisa membuat kesempatan itu hilang. Lakukan dan fikirkan sekarang atau tidak akan pernah kamu dapatkan.
Kita tidak akan berhasil menjadi pribadi baru bila anda berkeras untuk mempertahankan cara-cara lama anda. Kita akan disebut baru, hanya bila cara-cara kita baru.
Berpikir positif dan optimis terlihat seperti kalimat puisi yang sepele, tapi sadarilah! Ini sangat penting dalamperan anda memutuskan apa yang akan kita lakukan. Apakah keputusan yang kita ambil adalah menuju kesuksesan atau menuju jurang kehancuran. Namun jangan pernah menganggap kegagalan adalah suatu musibah untuk tidak bangkit kembali.
Ketepatan sikap adalah dasar semua ketepatan. Tidak ada penghalang keberhasilan bila sikap kita tepat, dan tidak ada yang bisa menolong
bila sikap kita salah terkecuali kita sendiri yang harus bangkit.
Bercerminlah dari kesalahan orang lain, selain dari kesalahan diri kita sendiri, bercermin pada kesalahan diri sendiri agar tidak terjatuh pada lubang yang sama. Dan dengan bercermin dari kesalahan orang, maka akan lebih memacu kita agar kesalahan itu tidak menimpa kita.[13]
Musuh yang paling berbahaya pada dunia ini adalah penakut dan bimbang. Teman yang paling setia, hanyalah keberanian dan keyakinan yang teguh.[14] Jika kita takut untuk melangkah, tidak akan pernah sedikitpun kaki kita mencoba untuk melangkah. Jangan pernah kalah sebelum perang. Jangan pernah merasa telah membunuh jika belum menembak. Jangan merasa tidak bisa kalau belum pernah mencoba.
Terlalu banyak menimbang-nimbang keputusan juga akan membuat kita terlalu berhati-hati. Berhati-hatilah sewajarnya. Jangan terlalu berhati-hati hingga membuat langkah kita untuk terus berjalan. Berpikirlah jika kesempatan akan datang lagi agar diri kita tetap termotivasi untuk melangkah dan mendapatkannya. Dan berpikirlah kesempatan hanya datang sekali agar tidak aka nada penundaan untuk suatu keputusan kearah mana kita akan melangkah.
Jika anda sedang benar, jangan terlalu berani dan bila anda sedang takut, jangan terlalu takut. Karena keseimbangan sikap adalah penentu ketepatan perjalanan kesuksesan anda.[15] Motivasi untuk tetap optimis juga harus disertai rasa tendah hati. Apa yang kita lakukan tetap ada pada ketentuan yang telah ditetapkan Tuhan. Sebagai manusia, kita wajib berusaha untuk mencapai tujuan. Namun, ingatlah suatu tujuan akan terjadi atas ijin Tuhan.
Hanya orang takut yang bisa berani, karena keberanian adalah melakukan sesuatu yang ditakutinya. Maka, bila merasa takut, anda akan punya kesempatan untuk bersikap berani.
Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba itulah kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk berhasil. Dengan belajar tidak akan membuat kita merasa paling beruntung. Merunduklah saat kamu mulai tinggi. Dan orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan. Berhenti belajar membuat kita sombong dan membuat kita untuk menghentikan langkah untuk tetap berjalan.
Usia bukan halangan untuk tetap maju. Jangan jadikan usia sebagai penghalang untuk tetap maju dalam merubah hidup untuk lebih baik. Orang lanjut usia yang berorientasi pada kesempatan adalah orang muda yang tidak pernah menua, tetapi pemuda yang berorientasi pada keamanan, telah menua sejak muda.
Teruslah mencoba hal-hal baru untuk merubah hidup lebih baik lagi. Jangan hanya berputar pada apa yang sudah kita kerjakan. Perbarui dan perluas pandangan kita ke depan. Jika kita hanya mengerjakan yang sudah kita ketahui, kapankah kita akan mendapat pengetahuan yang baru? Melakukan yang belum kita ketahui adalah pintu menuju pengetahuan.
Jangan hanya menghindari yang tidak mungkin. Dengan mencoba sesuatu yang tidak mungkin,anda akan bisa mencapai yang terbaik dari yang mungkin anda capai. Semua terjadi atas ijin Tuhan. Yang tanpa kamu ketahui bisa saja terjadi. Apalagi apa yang kamu butuhkan dan telah kamu usahakan. 
Manusia lahir dengan dianugrahi akal untuk berpikir secara baik. Sangat disayangkan jika akal hanya dianggurkan saja tanpa digunakan untuk berpikir. Semakin kita berpikir, semakin banyak jutaan sel yang ada dalam otak kita. Dan itu akan membuat kita lebih dapat berpikir secara baik. Dan salah satu pengkerdilan terkejam dalam hidup adalah membiarkan pikiran yang cemerlang menjadi budak bagi tubuh yang malas, yang mendahulukan istirahat sebelum lelah. Merasa lelah sebelum berusaha adalah momok untuk berusaha.
“Bila anda mencari uang, anda akan dipaksa mengupayakan pelayanan yang terbaik. Tetapi jika anda mengutamakan pelayanan yang baik, maka andalah yang akan dicari uang.”[16]
Usaha untuk berubah yang kita lakukan juga harus dengan tulus dan ikhlas. Upayakan bagaiman proses kita dalam menjalani usaha dengan baik dan tepat. Bukan malah mengupayakan untuk lekas mencapai suatu tujuan. Hingga membuat kita terobsesi dengan tujuan dan melupakan kodrat kita sebagai manusia yang sudah digariskan nasibnya.
Waktu ,mengubah semua hal, kecuali kita. Kita mungkin menua dengan berjalanannya waktu, tetapi belum tentu membijak. Kita-lah yang harus mengubah diri kita sendiri. Semua waktu adalah waktu yang tepat untuk melakukan sesuatu yang baik. Jangan menjadi orang tua yang masih melakukan sesuatu yang seharusnya dilakukan saat muda. Tidak ada harga atas waktu, tapi waktu sangat berharga. Memilik waktu tidak menjadikan kita kaya, tetapi menggunakannya dengan baik adalah sumber dari semua kekayaan. Taklukan waktu kehidupanmu. Jangan sampai waktu yang menaklukan hidupmu.
Semua yang terwujud tergantung berapa besar motivasi dalam dirimu. Motivasi dari luar adalah sebagai pelengkap atas motivasimu sendiri.






           



[2] Tulisan ini diinspirasi dari pemikiran Reza,2009, hal 16.
[3] Ibid.
[4] Mitchell, T. R. Research in Organizational Behavior. Greenwich, CT: JAI Press, 1997, hal. 60-62.
[5] Robbins, Stephen P.; Judge, Timothy A. (2008). Perilaku Organisasi Buku 1, Jakarta: Salemba Empat. Hal.222-232
[7] Lihat [http://translate.googleusercontent.com/]
[8] Ibid.
[9] Alexander graham bell
[10] Benjamin Franklin
[11] Mario teguh
[12] Ibid, hal 5.
[14]Andrew Jackson
[15] Ibid, hal 6.
[16] Ibid, hal 6.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar